Arsip Blog

Uang NKRI Baru – Redenominasi (Apakah Benar ???)

Image

Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) memastikan desain uang NKRI dengan redenominasi rupiah yang beredar tidak benar. “Gambar tersebut bukan merupakan gambar uang rupiah yang akan diterbitkan,” tulis Departemen Komunikasi BI dalam rilis yang diterima Tempo pada Senin, 23 Juni 2014. (Baca: Uang Baru NKRI, Analis Valas: Hanya Berubah Desain).

Belakangan beredar gambar di media sosial yang menampilkan desain baru uang NKRI yang telah diredenominasi. Desain tersebut menghilangkan tiga angka nol di setiap satuan nilai rupiah. Ada tiga gambar desain masing-masing untuk pecahan Rp 20, Rp 50, dan Rp 100.

Gambar pertama memperlihatkan desain uang saat ini. Selanjutnya desain uang masa transisi yang masih sama dengan desain lama namun tiga nol di belakang telah dihilangkan. Kolom terakhir adalah uang NKRI dengan redenominasi yang desainnya terlihat berbeda jauh dengan uang yang beredar saat ini.

Namun, BI memastikan desain tersebut palsu. Dalam rilis BI disebutkan ciri-ciri uang NKRI yang akan terbit pada 17 Agustus mendatang antara lain memiliki gambar Garuda Pancasila, ada frasa “Negara Kesatuan Republik Indonesia”, terdapat tahun emisi dan tahun cetak, nomor seri pecahan, serta tulisan “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia Mengeluarkan Rupiah Sebagai Alat Pembayaran yang Sah dengan Nilai…”.

Selanjutnya, di samping tanda tangan Gubernur BI sebagaimana dalam uang yang beredar saat ini, juga akan ada tanda tangan dari Menteri Keuangan RI.

BI hanya akan menerbitkan uang NKRI baru dalam pecahan Rp 100 ribu pada 17 Agustus mendatang. Uang tersebut juga belum diredenominasi karena Rancangan Undang-Undang Redenominasi masih dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

“Kebijakan redenominasi rupiah belum akan diimplementasikan dalam waktu dekat,” demikian rilis resmi BI. (Baca: BI Terbitkan Uang NKRI Baru di 17 Agustus 2014)

(Sumber: Desain Uang NKRI Redenominasi Beredar, Ini Kata BI)

Hal Di Balik Sebuah Kesuksesan

Nadjeeb's Blog

Sebuah sukses oleh orang lain dianggap semata-mata sebagai hal yang keseluruhannya sangat menyenangkan. Tapi pernahkah kita lebih jauh memikirkan bahwa sebuah kesuksesan diperoleh dengan  proses yang panjang dan melelahkan. Di balik sebuah kesuksesan ada sebuah kerja keras, ada sebuah kelelahan yang timbul akibat kekurangan jam istirahat, ada rasa lapar akibat rela melakukan aktivitas berjam-jam tampa harus dibarengi dengan asupan makanan yang cukup dan ada perasaan ‘makan hati’ karena melakukan sesuatu yang semestinya tidak dilakukan.

Lihat pos aslinya 177 kata lagi

Amasing South Sulawesi

Tanjung Bira Bulukumba

MAKASSAR | BIRA BEACH | BANTIMURUNG WATERFALL | LEANG-LEANG CAVE

Hari 01 : Makassar – Tanjung Bira
Tiba di Bandara hasanuddin kemudian menuju Tanjung Bira (Perjalanan Sekitar 5 Jam). Makan Siang di Lokal Restaurant. Tiba di Tanjung Bira Check in Hotel. (Free Program).
Hari 02 : Tanjung Bira Tour
Sarapan pagi di hotel, Pagi hari peserta akan menyebrang menuju Pulau Liukang Loe untuk bersnorkling , Dan menikmati suasana Pulau dengan pasir putih yang sangat menawan. Setelah itu, Makan Siang di Pulau dengan Menu Seafood yang segar. Kemudian kembali ke Tanjung Bira, untuk bersiap-siap menuju Makassar. Tiba di Makassar Petang hari langsung menuju Lokal Restaurant untuk makan Malam, Setelah itu Check in Hotel. (Free Program).
Hari 03 : Shopping – Makassar City Tour
Sarapan pagi di hotel, perjalanan hari ini di mulai dengan mengunjungi Pusat Oleh-Oleh Somba Opu, untuk berbelanja berbagai macam oleh-oleh khas Makassar. Setelah itu menuju Pantai Losari untuk berfoto. Makan siang di lokal restaurant. Kemudian menuju peserta akan menuju Trans Studio, The Biggest Theme Park indoor in The World. Disana selain menikmati 21 wahana yang tersedia, Makan malam di lokal restaurant dengan menu Seafood. Kembali ke hotel.
Hari 04 : Makassar City Tour
Sarapan pagi di hotel , Kemudian peserta menuju Pantai Akkarena untuk menikmati suasana Pantai di Pagi hari. Setelah itu menuju Benteng Somba Opu  untuk melihat kompleks rumah adat Sulawesi Selatan. Makan siang di lokal restaurant. Lalu peserta menuju Balla Lompoa  untuk melihat Istana Peninggalan Kerajaan Gowa Tallo. Setelah itu, peserta akan melewati Makan Sultan Hasanuddin. Kemudian menuju Fort Roterdam, yaitu Fort bekas peninggalan Pemerintah Belanda. Makan Malam di Lokal restaurant. Kembali ke Hotel.
Hari 05 : Bantimurung – Airport
Sarapan pagi dan check Out hotel kemudian menuju Pelabuhan Tradisional Paotere. Makan siang di Restaurant Paotere. Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Bantimurung Waterfall.  Peserta akan melihat berbagai macam jenis kupu-kupu yang beterbangan bebas sekaligus melihat pemandangan Air Terjun yang menawan dan bila ada waktu akan singgah di Goa Leang-Leang untuk melihat goa peninggalan manusia Purba. Di lanjutkan  menuju Airport untuk kembali ke kota masing-masing.